Minggu, 28 Januari 2018

Gaun 22 tahun

Bukan apa yg dikenakan untuk telihat cantik, tapi bagaimana kita mempunyai tujuan hidup melalui prilaku dan tutur kata. Baju yg ku kenakan sesusungguhnya telah berumur puluhan tahun. Dia masih terlihat manis ketika ku kenakan malam ini. Gaun kepunyaan ibu ku, dengan mode yang tak kalah dengan fashion saat ini. Berharap prilaku dan bicara ku bisa bermanfaat pula untuk masa sekarang dan yg akan datang. Bukan hanya sekedar baju yang bisa demikian.

Gaun ini dibeli oleh ibu 20 tahun silam bukan tanpa alasan ia bertahan sampai saat ini mungkin karena terbuat dari bahan yg berkualitas dan tentunya perwatan yang baik oleh ibu ku.
Ketika memakainya ku terpesona lalu merenung demikian hidup aku harus punya dasar dan pondasi yang kuat bukan, seperti bahan dari gaun yg ku kenakan. Lantas bukan hanya itu semakin waktu berjalan ku juga harus tetap memupuk diri ku seperti gaun yang ibu ku simpan dan rawat dengan baik. 

Ku belajar untuk bertanggung jawab mengucap terimakasih dan meminta maaf ketika ku salah. Bukan kah semua orang pernah berbuat salah, maka ku rasa tak pantas bila ku gengsi dan merasa menjadi orang yang paling benar ataupun lari begitu saja. Bukan kah lebih menganggumkan bila berani menghadapinya. Karena hidup lebih indah dinikmati ketika penuh tantangan. Proses itu tidak mudah karna akan terus di tempah seiringnya waktu berjalan.
Wanita cantik itu ketika ia begitu tangguh. Make up dan pakaian menawan hanyalah penunjang untuk memperlengkapi kecantikan yg ada dalam diri. Kecantikan dari dalam diri memang benar demikian tapi bukan berarti penampilan tidak bisa menunjukkan keanggunan mu sebagai wanita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar